Tak Perlu Panik, Berikut Cara Mengurus Pajak Motor yang Mati

Tak Perlu Panik, Berikut Cara Mengurus Pajak Motor yang Mati

Pajak Motor Mati – Membayar pajak adalah sebuah keharusan dan kewajiban yang perlu dilakukan oleh warga negara Indonesia. Salah satu jenis pajak yang wajib bayar setiap tahunnya adalah pajak kendaraan bermotor. Namun masalah keterlambatan kerap terjadi, karena berbagai alasan. Lantas bagaimana cara mengurus pajak motor yang mati alias terlambat? Berikut ulasannya!

Cara Menghitung Denda Pajak Sepeda Motor

Nominal denda untuk para wajib pajak sudah tertera dengan jelas oleh pemerintah. Sudah terdapat rumus pakem petugas untuk menghitung denda setiap wajib pajak. Setidaknya terdapat beberapa komponen yang masuk dalam perhitungan, salah satunya adalah besaran PKB. Nilai tersebut berada di halaman STNK.

Komponen kedua adalah sumbangan dana kecelakaan lalu lintas atau yang terkenal dengan singkatan SWDKLLJ. Nominal ini berbeda beda, tergantung jenis kendaraan. Nominal tersebut tergantung merek dan kekuatan mesin masing masing sepeda motor. Untuk skuter berkapasitas 500 – 250 cc biayanya adalah 35 ribu.

Baca Juga : Biaya Balik Nama Motor, Cek di Sini Contoh Perhitungannya!

Jika anda terlambat membayar pajak, rumus yang dipakai adalah PKB X 25 persen X (bulan menunggak/12) + SWDKLLJ. Jika keterlambatan terjadi selama bertahun tahun, proses perhitungannya masih sama, yaitu jumlah tahun menunggak x nominal PKB x 25 persen x 12/12 + SWDKLLJ. Rumus pajak motor ini tidak pernah berubah, dan menjadi ketetapan yang utama.

Cara Mengurus Pajak Sepeda Motor Yang Terlambat

Saat ini, pengurusan pajak motor mati baik untuk denda maupun yang tepat waktu sangatlah mudah. Sudah tersedia fitur pembayaran online yang membuat masyarakat tidak perlu antri untuk membayar pajak. Namun untuk sebagian orang, membayar keterlambatan atau denda jauh lebih nyaman untuk dilakukan offline untuk menghindari kesalahan.

Jika anda ingin membayar pajak, langsung saja untuk datang ke kantor samsat dengan membawa tiga persyaratan utama. Syarat syarat tersebut adalah STNK asli dan fotokopi, BPKB asli dan fotokopi, dan KTP pemilik kendaraan yang asli dan fotokopi. Pilihan datang ke samsat adalah yang terbaik, karena samsat keliling atau Drive Thru banyak yang tidak melayani denda.

Untuk mengurusnya, anda perlu datang ke Samsat Pusat, membungat pajak kendaraan anda sudah mati. Apalagi jika keterlambatan pajak motor sudah sampai bertahun tahun, pasti perlu prosedur khusus untuk dan pengecekan yang jauh lebih dalam. Oleh karena itu, lebih baik ingat ingat tanggal jatuh tempo pajak agar hal tersebut tidak terjadi.

Bagaimana Dengan Pajak 5 Tahun?

Setiap lima tahun sekali, ada sebuah pajak wajib bayar untuk pemilik kendaraan bermotor. Prosesnya tentu tidak sefleksibel pembayaran pajak tahunan. Pajak yang satu ini melibatkan sejumlah test kendaraan, termasuk tes fisik dan kelengkapan surat suratnya. Biaya yang keluar juga jauh lebih mahal dan hanya sifat pembayarannya tidak dapat diwakilkan.

Jika anda terlambat melakukan pembayaran pajak lima tahun, maka siapkanlah dana yang sedikit lebih besar sebagai denda. Seian itu, bawa pula surat surat berupa STNK asli dan fotokopi, BPKB asli dan fotokopi, dan KTP asli serta fotokopiannya. Saat pengurusan pajak ini, anda bukan hanya menerima bukti pembayaran pajak motor saja, melainkan STNK dan nomor kendaraan yang baru.

Itulah beberapa informasi terkait dengan pengurusan keterlambatan pembayaran pajak yang harus anda ketahui. Proses tersebut sebenarnya sangat mudah, mengingat alur pembayaran pajak yang sifatnya denda sudah tidak rumit lagi. Namun bagi anda yang sibuk, tidak ada salahnya untuk menggunakan layanan biro jasa pengurusan surat kendaraan yang legal.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

Open chat